Advertisement

Tuesday, March 19, 2013

Jenis-Jenis Mikrofon


Kali ini saya akan membahas mengenai jenis-jenis mikrofon berdasarkan cara kerjanya. Nanti kita juga akan membahas mengenai jenis-jenis mikrofon berdasarkan cara mikrofon tersebut menangkap suara. Tapi untuk kali ini kita akan membahas berdasarkan cara kerjanya saja.
Mikrofon itu merubah bentuk energi, dari bentuk energi akustik menjadi ke bentuk energi listrik. Dan biasanya besarnya voltasenya adalah 0,1 Volt. Nah tegangan segini ini yang disebut dengan istilah mic level. Karena mikrofon merubah dari energi akustik menjadi energi listrik maka mikrofon disebut juga sebagai transducer.

Nah sekarang kita bahas berdasarkan cara kerjanya, mikrofon dibagi menjadi :

Mikrofon Dinamik

Mikrofon Dinamik atau kalau dalam bahasa Inggrisnya Dynamic Microphone adalah mikrofon yang bekerjanya di dalamnya ada membran dimana tersambung dengan coil yang nantinya bergerak, oleh karena itu mikrofon dinamik ini mempunyai sebutan lain yaitu moving-coil mic.
Udara yang terjadi akibat dari suara, katakanlah disini dari suara orang, nah itu nanti ditangkap oleh membran yang ada, dan kemudian membran tersebut bergetar. Kemudian getarannya ini diteruskan kepada coil yang terdapat disitu sehingga coil tersebut bergerak maju mundur. Yang pada akhirnya akan menghasilkan energi listrik. Atau kalau kita lihat gambarnya dibawah ini, adalah sebagai berikut.
Kayanya untuk detailnya kita biarkan saja ini lebih ke orang tekniknya saja. Kita kan hanya ingin menggunakan mikrofonnya dengan benar tho? Bukan hendak membuat mikrofon. Jadi detailnya biarkan saja, teman-teman juga bisa mencari di google untuk detail teknis mengenai mikrofon ini.
Mikrofon dinamik ini termasuk kuat dan tahan, oleh karena itu banyak digunakan untuk aplikasi live. Namun karena mikrofon ini juga dapat menghasilkan sound yang baik dan tidak hanya kuat, maka mikrofon ini juga banyak digunakan untuk keperluan recording.

Mikrofon Kondenser

Untuk mikrofon kondenser ini kita ngga terlalu masuk ke hal teknis lagi ya, karena saya juga bingung. Intinya kan kita tidak untuk menjadi seorang pembuat mikrofon, kita perlu untuk tahu cara kerjanya saja. Sehingga bisa maksimal nantinya. Nah mikrofon kondenser ini membutuhkan daya listrik untuk bisa bekerja. Dan mikrofon kondenser ini sangat jauh lebih sensitif ketimbang mikrofon dinamik. Juga kurang tahan kalau dipakai untuk live, oleh karena itu lebih sering mikrofon ini digunakan untuk keperluan recording.

Mikrofon Ribbon

Mikrofon Ribbon adalah mikrofon yang menggunakan sejenis pita didalamnya. Mikrofon ini teman-teman harus sangat berhati-hati karena kalau teman-teman menggunakan mikrofon ini dan sempat memencet tombol Phantom Power di mixer tersebut, maka mikrofon ini bisa rusak. Nah untuk inilah kita perlu untuk mengerti cara menggunakan mikrofon tersebut, sehingga kita bisa menggunakannya dengan maksimal dan menghindari terjadinya kerusakan pada mikrofon. Sound yang dihasilkan oleh mikrofon ini cenderung lebih hangat, oleh karena itu mikrofon ini banyak digunakan untuk keperluan recording ketimbang live.
Oke kita sudahi dulu ya pembahasan mengenai jenis-jenis mikrofon ini. Semoga memberikan manfaat buat teman-teman sekalian.



No comments:

Post a Comment