Advertisement

Friday, May 24, 2013

Apa Itu Fase?

apa-itu-fase
Pada tulisan yang terdahulu di mengenal sound system bagian 1, kita sudah membahas dan mengenal mengenai gelombang bunyi ya. Nah sekarang pada mengenal sound system bagian 2, saya tidak memberi judul itu tapi lebih memberi judul langsung kepada apa itu fase saja.

Hubungan waktu antara gelombang suara atau sinyal audio terhadap suatu patokan waktu disebut juga dengan fase dari sebuah sinyal. Fase dinyatakan dalam derajat. Sebuah gelombang sempurna dari satu sine wave adalah sama dengan 360 derajat. Patokan waktu ini bisa saja diputuskan fix oleh kita. Sebagai contoh pada gambar dibawah ini menunjukkan sebuah sinyal audio dalam bentuk sine wave. Sine wave adalah sebuah tone yang murni, dimana frekuensinya adalah murni fundamental dan tidak melibatkan frekuensi harmonik apa pun. 



Kalau kita lihat pada gambar di bawah ini output dari sinyal yang ditunjukkan oleh gambar (b) disebut juga berada dalam keadaan satu fase dengan inputnya karena kedua sine wave tersebut berada pada titik NOL pada waktu yang bersamaan juga arahnya pun sama. Sementara pada gambar yang (c) outputnya 90 derajat out of phase kita menyebutnya dengan inputnya karena satu sine wave berada pada titik nol dan sine wave yang lainnya berada pada titik maksimumnya.

Dua-duanya mengarah pada arah yang sama. Dan kalau kita lihat yang gambar (d) outputnya adalah 180 derajat out of phase dengan inputnya, kedua-duanya memang menyentuh titik NOL pada saat yang sama namun berlawanan arah. Perlu ditekankan bahwa hubungan fase ini dapat berubah untuk frekuensi yang berbeda dan juga biasanya juga banyak terjadi perubahan pada sirkuit audio yang sebenarnya.

 

Mengapa Fase Itu Penting?

Fase adalah sangat penting dalam sound system dan harus dikontrol dengan baik karena akan sangat mempengaruhi bila ada dua suara yang berbeda fase karena dua suara ini bisa menambahkan, bisa mengurangi atau bahkan malah saling menghilangkan. Oleh karena itu wajib kita mengontrolnya karena pengaruhnya yang luar biasa besar.
Kalau kita menggunakan audio mixer biasanya kita akan berhadapan dengan banyak sumber suara, nah itu nantinya akan menimbulkan banyak fase yang akan terjadi. Kita lihat lagi pada gambar yang ada dibawah ini apa yang akan terjadi kalau misalnya terdapat dua buah suara dengan fase yang berbeda, dampaknya pada sound yang terjadi nanti seperti apa. Kita lihat dulu yuk pada gambar di bawah ini.



 

Kalau kita melihat pada gambar (a) diatas kedua sinyal audio di atas disebut dengan istilah in phase. Terus apa akibatnya? Maka hasilnya kalau terjadi dua buah sinyal audio yang saling in phase seperti itu akan menambahkan sehingga nanti akan terdengar menjadi dua kali lebih keras levelnya di telinga kita.

Sementara kalau kita lihat pada gambar yang (b) hasilnya adalah menambahkan juga namun tidak sebesar kalau fasenya in phase, sehingga sound keduanya akan menjadi 1,414 kali lebih keras secara level. Sementara kalau pada gambar (c) disebut juga keadaan ini dengan istilah out of phase, yang akibatnya adalah saling menghilangkan, jadi hasil akhirnya adalah ya NOL, kita tidak mendengar ada suara sama sekali.
Nah kira-kira itu dulu bahasan saya mengenai apa itu fase, mungkin agak sedikit rumit tapi saya berusaha untuk menggunakan bahasa yang bisa kita cerna saja, karena kita kan tidak ingin menjadi seorang matematikais toh? Kita hanya akan berusaha menjalankan sound system saja dengan sedikit mengerti prinsipnya, dan kita tidak akan masuk ke dalam perhitungan matematikanya.

Karena untuk hal ini memang ada kuliahnya tersendiri, masuk ke dalam bidang teknik. Hitungan matematikanya juga njelimet sekali. Itu kalau teman-teman memang pada akhirnya berniat misalnya untuk membuat sebuah speaker atau mendesain sebuah sistem suara dari nol sekali. Kalau saya sih ngga minat! Hehehe.. Makanya saya hanya menjelaskan secara sederhana saja, karena kita kan nantinya hanya pengguna dan memaksimalkan alat audio yang ada saja.

Namun kita perlu sedikit tahu mengenai hal ini karena akan sangat besar dampaknya dengan audio yang dihasilkannya nanti. Kalau begitu kita sudahi dulu saja artikel mengenai apa itu fase ini. Sampai ketemu di tulisan saya selanjutnya..

 Artikel Terkait :

  1.  Apa Itu Frekuensi Bunyi?
  2. Gimana Sih Proses Rekaman Itu?
  3. Apa Itu Speaker Flat?
  4. Apa Itu Dynamic Range? 
  5. Apa Itu Mastering? 

 
 

No comments:

Post a Comment